Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Lalulintas ternak di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah ramai menjelang Iduladha 2024. Pihak Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menerapkan aturan penggunaan surat keterangan sehat bagi pedagang hewan kurban yang masuk ke Kota Kretek.

Kepala UPT Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kudus, Drh Anton Cahyono mengatakan, pihaknya terus mengawasi lalulintas ternak mendekati Iduladha. Upaya itu dilakukan agar hewan kurban yang masuk ke Kabupaten Kudus dalam kondisi sehat.

”Kami menerapkan aturan kepada penjual hewan ternak untuk membawa bukti surat keterangan sehat untuk hewan ternak sebagai rekomendasi masuk dan keluar area lalulintas hewan kurban,” katanya, Kamis (14/6/2024).

Surat keterangan sehat itu semacam surat izin masuk bahwa daerah tujuan memperbolehkan pedagang tersebut masuk untuk membawa hewan ternak untuk kurban. Sejauh ini menurut dia tidak ada hewan yang mengalami sakit parah.

”Ada satu dua ekor hewan yang kurang sehat. Tetapi dari pantauan kami masih sebatas sakit ringan seperti gangguan pernapasan,” sambungnya.

Sakit yang dialami hewan ternak tersebut masih bisa ditangani. Selain itu, pihaknya juga menyisihkan hewan yang sehat dengan hewan yang kelelahan.

Drh Anton Cahyono menyampaikan, sejauh ini Kabupaten Kudus lebih banyak mendatangkan dibandingkan mengirim hewan ternak ke luar Kota Kretek. Termasuk mendatangkan hewan kerbau yang memang masih dikonsumsi masyarakat Kota Kretek setiap Iduladha tiba.

Menjelang Iduladha ini pihaknya juga rutin melakukan pemantauan ke peternak. Pemantauan biasanya juga dilakukan sambil melaksanakan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

”Di waktu yang mendekati Iduladha ini kami juga memantau ke pasar hewan ternak dan di beberapa titik dagang,” imbuhnya.

Editor: Cholis Anwar

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler