Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Sebanyak 538 bonsai meramaikan Gebyar Bonsai Kemerdekaan di lapangan Besito, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu (8/9/2024). Kegiatan itu sekaligus sebagai acara rangkaian HUT ke-475 Kudus, Jawa Tengah.

Sebanyak 538 bonsai yang dilombakan itu terbagi menjadi tiga kelas. Terdiri dari kelas prospek sebanyak 331 bonsai, kelas lanjut sebanyak 171 bonsai, dan kelas jadi sebanyak 36 bonsai.

Beragam pohon bonsai ditampilkan. Di antaranya yakni pohon sancang, pohon waru, pohon serut, pohon jambu, pohon kawista, pohon loa dan lainnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Mutrikah mengatakan, pihaknya mengapresiasi para komunitas bonsai yang telah ikut meramaikan acara Gebyar Bonsai. Ia menyebut, acara itu sekaligus sebagai daya tarik wisata.

”Terima kasih kepada para peserta yang ikut meramaikan acara ini. Acara ini sebagai daya tarik wisata, selain itu kami juga memberikan ruang bagi teman-teman peserta komunitas bonsai,” katanya, Minggu (8/9/2024).

Ia berharap pameran bonsai ini dapat mempromosikan produk bonsai untuk lebih dikenal luas. Terlebih di acara ini juga diikuti peserta dari berbagai daerah, seperti Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, Kabupaten Pati, Kabupaten Demak, Kabupaten Blora, Kabupaten Grobogan, dan Kabupaten Rembang.

”Harapan kami adanya pameran bonsai bisa berdampak ke perekonomian masing-masing pembuat bonsai,” imbuhnya.

Plt Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kudus, Wahyudi mengatakan, pameran bonsai salah satunya bertujuan meningkatkan industri kreativitas. Ia menilai pameran bonsai ini punya prospek bagus untuk industri kreativitas.

”Apalagi pesertanya kali ini juga banyak, tidak hanya berasal dari Kabupaten Kudus saja,” terangnya.

Ia berharap pameran bonsai dapat meningkatkan industri kreatif. Sehingga memberikan dampak ekonomi yang bagus bagi pegiat bonsai.

”Terlebih harga bonsai yang dipamerkan ini nominalnya ada yang mencapai ratusan juta,” imbuhnya.

Salah seorang pengunjung, Khoiriya mengaku terkesan dengan pameran bonsai. Apalagi bonsai yang dipamerkan begitu banyak.

”Bagus-bagus bonsainya. Di area depan juga ada bonsai yang ukurannya besar,” ucapnya.

Pada hari ini juga digelar acara Festival Barongan yang diikuti delapan kelompok pegiat barongan di Kabupaten Kudus. Festival Barongan ini juga sebagai rangkaian HUT ke-475 Kudus

Editor: Cholis Anwar

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler