Simbol Toleransi, Kenduren Hari Jadi Kudus Diikuti Ribuan Warga
Yuda Auliya Rahman
Sabtu, 23 September 2023 08:18:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Ribuan warga mengikuti kenduren massal Hari Jadi Kudus yang jadi simbol toleransi di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Jumat (22/9/2023) semalam. Mereka tumplek blek menikmati 474 nasi tumpeng tanpa memandang golongan, jabatan, suku, ataupun agama.
Dari pantauan Murianews.com, warga terlihat memadati jalan depan Kantor Bupati Kudus. Masyarakat dan usur pejabat yang ada di seluruh wilayah Kudus terlihat berbaur dengan duduk bersila mengelilingi nasi tumpeng yang mereka bawa.
Mereka tampak menggunakan pakaian khas Kudus seperti atasan kemeja putih dengan sarung dan ikat kepala. Setelah itu doa bersama dilakukan. Dilanjutkan momen kebersamaan yang meriah dengan kepungan nasi tumpeng yang sudah tersaji.
Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, kenduren massal merupakan salah satu simbol persatuan masyarakat Kudus.
”Kenduren ini momen kebersamaan yang tercipta di Hari Jadi Kudus. Ini sudah jadi tradisi,” katanya.
Momen ini merupakan bentuk rasa syukur atas kondisi Kudus yang selama ini tetap aman dan kondusif. Pihaknya berharap di 474 tahun ini Kudus akan semakin menjadi kota yang mahu dan masyarakatnya yang semakin sejahtera.
”Semoga Kudus semakin maju, selalu aman, dan rakyat semakin sejahtera” ucapnya.
Editor: Supriyadi



