Mendikdasmen Singgung Wajib Belajar 13 Tahun, Ini Kata Pj Bupati Kudus
Vega Ma'arijil Ula
Kamis, 24 Oktober 2024 15:27:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menggagas program wajib belajar 13 tahun. Program ini dinilai penting untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM).
Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Jawa Tengah HM Hasan Chabibie saat dimintai tanggapannya soal wajib belajar 13 tahun menyampaikan, pihaknya akan melihat terlebih dahulu arahan dari menteri. Pihaknya mengaku akan mengikuti teknisnya terlebih dahulu dari pusat.
”Kami akan mendengarkan arahan menteri dulu. Tentu kami akan linier dan kami akan menyiapkan arahan sesuai dengan instruksi pusat,” ujarnya.
Dia meyakini, sosok Abdul Mu’ti dapat memberikan sumbangsih yang baik untuk pendidikan. Utamanya di bidang Pendidikan Dasar dan Menengah.
”Beberapa waktu lalu saya sudah mengikuti acara pisah sambut dengan beliau di Kemendikbud. Saya sudah mengucapkan selamat ke pak Abdul Mu’ti,” terangnya.
Dia menambahkan, dalam waktu dekat juga akan bersilaturahmi dengan Abdul Mu’ti di Kabupaten Kudus. Pada pertemuan silaturahmi itu nantinya akan membahas hal ini.
”Kalau tidak salah pertengahan November nanti beliau akan silaturahmi ke Kudus. Nanti kami akan bersilaturahmi dengan beliau bersama para guru dan kepala sekolah,” imbuhnya.
- 1
- 2



