Soal Dugaan Penipuan MBG di Kudus, Yayasan TBS Buka Suara
Vega Ma'arijil Ula
Kamis, 16 Januari 2025 14:55:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Pengurus Yayasan Tasywiquth Thullab Salafiyyah (TBS), Kabupaten Kudus, Maulana Malikudin, mengklarifikasi kabar beredarnya undangan palsu terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disertai permintaan transfer uang.
Ia menegaskan bahwa undangan tersebut telah diedit oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan penipuan.
“Acaranya memang ada besok, Jumat (17/1/2025), tetapi bersifat internal. Ada oknum yang mengedit undangan tersebut dengan menambahkan permintaan transfer uang. Itu tidak benar,” ungkap Maulana kepada Murianews.com, Kamis (16/1/2025).
Maulana menjelaskan, acara yang akan digelar di aula lantai 6 Ponpes TBS Kudus pada pukul 13.00 WIB itu bertujuan untuk penandatanganan Akad Kerja Sama Pembangunan dan Pengelolaan SPPG antara INKOPONTREN BGN dan pondok pesantren se-Jawa Tengah.
Ia menekankan jika acara tersebut tidak melibatkan permintaan transfer uang dalam bentuk apa pun.
”Acara ini sebenarnya terbatas untuk internal dan tidak meminta biaya administrasi. Kami meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan permintaan transfer uang tersebut,” tambahnya.
Dalam undangan palsu yang beredar melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp, disebutkan jika peserta diwajibkan mentransfer biaya proposal sebesar Rp 1 juta ke rekening BNI atas nama Miftahul Falah.
Selain itu, ada permintaan iuran tambahan yang harus dikirim ke rekening BRI atas nama Tulkah Makmun dan BCA atas nama Muhammad Makruf.
Undangan diedit...
- 1
- 2



