Bendung Wilalung Kudus Dipenuhi Puluhan Ton Sampah, Petugas Kewalahan
Vega Ma'arijil Ula
Kamis, 13 Maret 2025 14:22:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Bendung Wilalung di Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengalami masalah serius akibat penumpukan sampah yang diperkirakan mencapai puluhan ton.
Sampah-sampah tersebut menutupi area Bendung, mengkhawatirkan kondisi aliran air dan lingkungan sekitar.
Sugeng Hartanto, Operator dan Pemeliharaan Bendung Wilalung, menjelaskan penumpukan sampah ini terjadi beberapa hari terakhir.
Terutama saat debit air Bendungan Klambu di Kabupaten Grobogan tinggi dan elevasi Bendung Wilalung mencapai 260 sentimeter.
”Sampahnya berasal dari daerah atas dari Sungai Serang, Sungai Glugu, anak Sungai Lusi. Kebanyakan batang pohon, pohon jagung, bambu dan lainnya. Jumlahnya ada sekitar 40 ton sampah,” katanya kepada Murianews.com, Kamis (13/3/2024).
Akibatnya, lanjutnya, petugas kewalahan dalam penanganan sampah. Ini lantaran personel di Bendung Wilalung sangat terbatas dan hanya ada dua orang. Karena itu, Sugeng dan seorang rekannya hanya bisa membersihkan sampah secara manual.
”Kami bersihkan sebisa mungkin secara manual karena kami hanya dua petugas saja. Penanganan kami lakukan dengan sebatang bambu yang kami beri gantolan besi,” jelasnya.
Penumpukan Sampah Tiap Hujan...
- 1
- 2



