Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus Penipuan berkedok aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) marak di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Sedikitnya, ada lima orang yang telah melapor ke Disdukcapil Kudus.

Kelima orang itu mendapatkan pesan WhatsApps dari nomor asing yang menawarkan aktivasi IKD. Berdasarkan kejadian itu, Disdukcapil Kudus mengeluarkan surat edaran untuk mencegah jatuhnya korban.

Surat edaran Disdukcapil Kudus itu bernomor 400:12/0873:2025 tertanggal di Kudus, 16 Juni 2025. Surat tersebut berisi tentang Pencegahan Penipuan Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Surat edaran itu menindaklanjuti surat edaran dari Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri tanggal 5 Jum 2025 Nomor 400.8/6632/Dukcapil.

”Kami buat surat edaran sebagai pencegahan adanya modus-modus penipuan aktivasi IKD yang mengatasnamakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil,” kata Kepala Disdukcapil Kudus, Jawa Tengah, Eko Hari Djatmiko, Sabtu (21/6/2025).

Ia menyampaikan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil tidak pernah menghubungi masyarakat melalui surat, whatsApp. SMS dan telepon yang ditujukan secara personal untuk melakukan aktivasi IKD.

”Untuk aktivasi IKD itu harus melalui tatap muka. Masyarakat harus datang ke kantor Disdukcapil Kudus,” sambungnya.

Imbauan ke Masyarakat... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler