Kudus Ternyata Punya Peternakan Peranakan Domba Australia, Lokasinya..
Vega Ma'arijil Ula
Senin, 22 September 2025 15:49:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Bagi Anda yang suka beternak domba mulai saat ini tak usah bingung jika ingin mencari bibit domba unggul. Pasalnya, di Kudus ternyata ada peternakan peranakan domba Australia janis Dorper.
Peternakan tersebut bernama Randu Gandeng Farm. Untuk alamatnya berada di Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.
Untuk mendapat bibit unggul, peternakan yang dikelola Bumdesa setempat ini melakukan inovasi berani dengan mendatangkan domba jantan Dorper asal Australia.
Pejantan yang dibeli pun tak murah. Harganya Rp 58 juta. Pejantan ini digunakan untuk memperbaiki genetik domba lokal. Tujuannya meningkatkan kualitas ternak dan kesejahteraan peternak.
Menurut Kepala Unit Bumdesa Randugandeng Bersemi, Noor Rochman, inisiatif ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan.
”Kami ingin memberikan nilai tambah bagi peternak lokal. Dengan genetik yang lebih baik, domba akan punya kualitas lebih tinggi,” katanya, Senin (22/9/2025).
Sejak kedatangan pejantan Dorper pada akhir 2024, Randu Gandeng Farm telah menyilangkannya dengan 27 domba betina lokal.
Berkembang Jadi 53 Ekor...
Hasilnya, kini populasi domba di peternakan tersebut sudah mencapai 53 ekor, termasuk domba-domba hasil persilangan generasi pertama (F1) dan kedua (F2).
Noor Rochman menambahkan, persilangan ini bertujuan agar domba yang dihasilkan memiliki bobot lebih besar dan kualitas daging lebih baik, sehingga harga jualnya meningkat.
Peternakan ini juga membuka kesempatan bagi peternak lokal untuk menitipkan domba mereka agar dapat disilangkan.
Inisiatif ini membuktikan bagaimana inovasi dan kolaborasi dapat membantu peternak lokal, menjadikan Kudus sebagai salah satu daerah yang peduli dengan peningkatan kualitas peternakan.
Editor: Supriyadi



