Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Polsek Gebog masih mendalami kasus dugaan ”pamer burung” atau aksi ekshibisinis yang dilakukan seorang pria di wilayahnya.

Kapolsek Gebog AKP Siswanto mengatakan, dalam proses penyelidikan yang dilakukan, pihaknya terkendala minimnya kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.

”Kita masih pendalaman pencarian pelaku karena kendala di sekitar lokasi cuma ada satu CCTV saja,” katanya, Jumat (5/6/2026).

Karena minimnya kamera pengawas tersebut, hingga kini, pihaknya pun belum mendapati gambaran pelaku yang diduga melakukan aksi ”pamer burung”.

”Belum ada dugaan mengarah kepada seseorang yang diduga sebagai pelaku,” lanjutnya.

Kendati begitu, pihaknya tetap berkomunikasi dengan korban pascakejadian meski belum membuat laporan langsung pada kepolisian.

”Kita tetap komunikasi dengan korban, meskipun dari korban belum melakukan laporan secara langsung ke Polsek,” terangnya.

Imbauan Kapolsek 

Selain melakukan penyelidikan, polisi juga meningkatkan langkah pencegahan bersama perangkat desa dan masyarakat setempat.

”Kita melakukan himbauan kepada masyarakat lewat Bhabinkamtibmas dan perangkat RT, RW, dan desa,” imbuhnya.

Sementara itu, ketua RW lokasi kejadian, meminta warga tetap tenang dan menyerahkan kasus dugaan pria ”pamer burung” itu pada kepolisian.

Pihaknya pun meminta agar warga turut meningkatkan kewaspadaannya dan juga melakukan pemasangan kamera pengawas di sejumlah titik.

”Pascakejadian ini warga meningkatkan kewaspadaan keamanan dengan memasang camera di sejumlah titik yang dianggap rawan di wilayah kami. Total saat ini sudah ada delapan titik camera CCTV yang terpasang di wilayah kami,” ujarnya saat dihubungi, Murianews.com.

Sasar Emak-Emak 

Diberitakan sebelumnya, di wilayah Kecamatan Gebog dihebohkan dengan aksi pria ”pamer burung” di depan rumah warga. Korban dari peristiwa itu merupakan emak-emak yang tengah menyapu di depan rumahnya.

Dalam rekaman kamera pengawas yang beredar, pria tersebut datang dengan motor BeAT hitam yang tidak dilengkapi dengan pelat nomor. Pria tersebut tiba-tiba berhenti di depan rumah korban dan diduga melancarkan aksi ”pamer burung” pada korban.

Beredar informasi, pelaku diduga melakukan aksi serupa di wilayah lain. Bahkan, terdapat informasi, pelaku juga melakukan begal payudara.

Editor: Zulkifli Fahmi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler