Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Aktris Wulan Guritno telah menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri terkait dugaan mempromosikan situs judi online bernama Sakti123, Kamis (14/9/2023).

Dalam pemeriksaan tersebut, Wulan mengaku tak tahu laman yang telah dipromosikan judi online. Dia mengaku hanya mempromosikan sebuah aplikasi game online.

”Itu bukan judi online, tapi aplikasi game online. Saya tidak tahu kalau itu judi online,” kata Wulan Guritno, dikutip dari Suara.com.

Wulan Guritno juga mengaku sudah menghapus video promosi tersebut dari akun media sosialnya.

Melansir dari Detik.com, Wulan Guritno tak menyangka konten yang dipromosikan 2020 lalu itu adalah judi online. Ia menyangka laman yang dipromosikan hanya game online biasa.

Wulan Guritno tak mencurigai itu karena banyak artis ternama yang juga ikut mempromosikan. Pernyataan itu disampaikan manajer Wulan Guritno, Bicie Lee.

Bicie Lee menyebut, Wulan Guritno adalah korban dalam kasus dugaan promosi judi online itu.

”Mbak Wulan merupakan korban karena dia mendapat informasi bahwa itu adalah game online yang dipromosikan oleh banyak sekali artis-artis besar lainnya," jelasnya, Kamis (14/09/2023).

Bicie juga menyebut Wulan Guritno sempat kaget dengan mencuatnya kasus tersebut. Sebab, konten itu dibuat pada 2020. Namun setelah tiga tahun baru menjadi masalah bahkan sampai ke tindak pidana.

”Mbak Wulan juga kaget dan merasa dipojokkan dengan pemberitaan saat ini karena konten tersebut sudah lama itu, dibuat tahun 2020. Kok sekarang mencuat kembali?” katanya.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler