Thailand Laporkan Anggur Shine Muscat Mengandung Zat Beracun
Zulkifli Fahmi
Rabu, 30 Oktober 2024 11:06:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Media Thailand melaporkan hasil laboratorium anggur shine muscat memiliki residu pestisida yang melebihi batas. Hasil laboratorium itu pun membuat heboh tanah air, sebab, anggur berwarna hijau itu juga banyak beredar di Indonesia.
Dari 24 sampel anggur shine muscat yang dijual di Bangkok dan sekitarnya, 23 di antaranya mengandung residu yang melebihi batas aman.
Laporan itu pun dirilis Thai-Pasticide Alert Network (Thai-PAN) yang bekerja sama dengan Majalah Chalard Sue, Yayasan Konsumen Thailand dan BPOM Thailand pada Kamis pekan lalu.
Diberitakan di The Nation Thailand, 24 sampel anggur shine muscat itu diambil dari 15 tempat penjualan yang berbeda di Bangkok dan sekitar pada 2-3 Oktober2024 seharga seharga 100-699 bath per kilogram atau Rp 46.514 hingga Rp 325 ribu-an.
Sampel itu lalu dikirim ke laboratorium BVAQ, yang terakreditasi berdasarkan ISO 17025, untuk menganalisis residu pestisida. Hasilnya pun cukup mengejutkan.
Berikut hasil uji laboratorium BVAQ



