Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Bandung – Bencana banjir melanda di sejumlah wilayah Jawa Barat, Selasa (5/11/2024) tengah malam. Musibah itu melanda di wilayah Garut, Kabupaten Bandung, hingga Kota Sukabumi.

Banjir di Garut terjadi akibat luapan aliran sungai di Kecamatan Cisurupan. Luapan air bah itu kemudian mengganggu akses lalu lintas. 

’’Material lumpur pasca banjir menyebabkan kendala sementara bagi kendaraan roda empat maupun roda dua," ujar Pranata Humas Ahli BPBD Jabar Hadi Rahmat, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (6/11). 

Sementara di Kabupaten Bandung, banjir terjadi di Kecamatan Anjasari, dan Kecamatan Banjaran. Banjir di dua lokasi ini disebabkan meluapnya air sunga karena hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. 

Di Kecamatan Anjasari, total sebanyak 50 KK atau sekitar 200 jiwa warga Desa Wargaluyu terdampak banjir. 

Sedangkan di Banjaran, Kabupaten Bandung, BPBD masih memonitoring di beberapa wilayah yang terdampak. Hadi memastikan saat ini petugas masih di lapangan guna melakukan penanganan. 

’’Banjir masih bertahan dibutuhkan bantuan dari BPBD untuk evakuasi warga mengungsi,’’ kata dia.

Di Kota Sukabumi

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News