Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, JakartaKorban gempa Myanmar dan Thailand mencapai ribuan. Lebih dari seribu orang dilaporkan meninggal, sementara sekitar 2.300 orang lainnya terluka.

Menurut laporan media pemerintah setempat, Sabtu (29/3/2025), gempa berkekuatan 7,7 magnitudo itu memang membuat kerusakan cukup parah. Gedung-gedung pencakar langsung roboh dan jalanan merekah.

Menurut Badan Survei Geologi AS (USGS) titik gempa pada Jumat (28/3/2025) sekitar pukul 13.00 waktu setempat itu sendiri berada di daratan dengan kedalaman 10 km dari permukaan tanah.

Selain menyebabkan getaran sangat keras di Mandalay, kota terbesar kedua di Myanmar, gempa tersebut juga dirasakan di Thailand dan China yang berbatasan dengan Myanmar.

Media asal Jepang, Kyodo melaporkan, Kedutaan Besar Jepang di Myanmar mengumumkan dua warganya turut menjadi korban. Mereka mengalami luka ringan dalam bencana itu.

Kemudian, delapan orang ditemukan meninggal di Bangkok yang juga turut diguncang gempa. Sedangkan, 80 lainnya masih belum ditemukan.

Tertimpa Reruntuhan... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler