Info Haji 2025
Satu Jemaah Haji asal Jawa Timur Meninggal di Rumah Sakit
Zulkifli Fahmi
Selasa, 6 Mei 2025 16:01:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Surabaya – Satu orang jemaah haji asal Jawa Timur meninggal sebelum diberangkatkan. Seorang jemaah haji itu diketahui bernama Isdiyono Taslim Atmo Suwito, asal Desa Gebang, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung.
Kabar duka itu disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Akhmad Sruji Bahtiar, Senin (5/5/2025).
Ia mengatakan, jemaah haji berusia 60 tahun itu meninggal pukul 08.18 WIB di Rumah Sakit Haji Surabaya. Ia merupakan rombongan dari Kelompok Terbang (Kloter) 3 Embarkasi Surabaya.
”Kami turut berbela sungkawa. Semoga beliau ditempatkan di surga dan keluarga diberi ketabahan,” ungkap Bahtiar seperti dikutip dari laman Kominfo Jatim, Selasa (6/5/2025).
Ia menjelaskan, Isdiyono sedianya berangkat haji bersama istrinya, Sunarmi Mrakih (57). Keduanya tergabung di Kloter 3 yang terdiri dari jemaah asal Tulungagung dan Kediri.
Kloter tersebut diketahui telah masuk ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Kamis (1/5/2025) pukul 11.00 WIB dan diberangkatkan Jumat (2/5/2025), pukul 11.40 WIB.
Namun, karena kondisinya saat itu tak layak terbang, Isdiyono akhirnya harus menjalani perawatan di RS Haji Surabaya. Ia dinyatakan meninggal karena TBC dan stroke.
Jenazah Isdiyono pun dipulangkan ke kediamannya, Desa Gebang, Kecamatan Pakel, Tulungagung dan dimakamkan Minggu malam.



