Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Di unggahannya itu ia juga menyinggung Eric Samola, wakil pemegang saham mayoritas saat itu menawari posisi komisaris. Namun, tawaran itu ditolak.

Saya sendiri mendapat saham di PT Jawa Pos sebagai hadiah atas prestasi saya itu. Itu karena Eric Samola, wakil pemegang saham mayoritas saat itu, tahu Jawa Pos sangat maju tanpa modal dari para pemegang saham,” jelasnya.

Dahlan menegaskan, saat awal kebangkita Jawa Pos pada 1982, tak ada pemegang saham yang setor modal. Satu-satunya modal adalah utang.

Modal satu-satunya adalah utang: PT Grafiti Pers mengeluarkan uang untuk membeli Jawa Pos dari pemilik lama yang sudah berumur 90 tahun: The Chung Shen,” lanjutnya.

Usai menjelaskan panjang lebar, Dahlan Iskan kembali menyinggung soal penetapan tersangka yang dialamatkan pada dirinya. Ia menyebut, status tersebut berkaitan dengan pemeriksaannya atas sengketa kepemilikan saham Tabolid Nyata.

Namun, ia enggan menguraikannya lebih detail demi menghormati proses hukum.

Jadi, siapa sebenarnya pemegang saham Nyata? Saya sedang menceritakannya ke polisi, sehingga tidak bisa saya uraikan di sini. Pemeriksaan belum selesai,” tuturnya.

Jadi Tersangka... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler