Aparat Serang Kampus, 51 Orang Terluka di Unisba, Ambulans Tertahan
Zulkifli Fahmi
Selasa, 2 September 2025 08:38:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Bandung – Sebanyak 51 orang terluka dan mengalami sesak napas diduga akibat gas air mata yang dilontarkan aparat di kampus Universitas Islam Bandung (Unisba), Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (1/9/2025) malam.
Dalam story Instagram @bandungbergerak, disebutkan kondisi itu terjadi pada pukul 19.56 WIB. Mereka dirawat di Unisba.
”Pukul 19.56 WIB tercatat ada 51 orang yang menjadi korban. Mereka dirawat di Unisba. Rata-rata mengalami sesak dan luka-luka, Kawan-kawan tetap hati-hati!,” tulis @bandungbergerak seperti dikutip Murianews.com, Selasa (2/9/2025).
Mereka tak bisa dievakuasi lantaran diduga, ambulans yang hendak menolong tak bisa memasuki area Unisba. Ambulans disebut hanya bisa mendekat ke titik terdekat saja, yakni kampus Institut Teknologi Bandung (ITB).
”Saat ini ambulance tidak bisa memasuki area unisba. Ambulance hanya bisa mendekat di titik terdekat yaitu Kampus ITB,” cuit penggunga X bernama Bareng Warga.
Diberitakan sebelumnya, sebuah video yang menggambarkan aparat gabungan TNI-Polri diduga melakukan penyerangan ke kampus Universitas Pasundan (Unpas) dan Universitas Islam Bandung (Unisba) Tamansari, Senin (1/9/2025) viral di media sosial.
Pada video yang beredar, peristiwa itu berlangsung malam hari. Suasana panik dan mencekap tampak terlihat. Ledakan suara tembakan gas air mata terdengar beberapa kali di balik kepulan asap.
Sejumlah mahasiswa berlarian masuk dalam gedung menyelamatkan diri. Beberapa di antaranya bahkan harus dievakuasi rekan-rekannya.
Bawa Rantis...
- 1
- 2



