Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jogja – Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Zainal Arifin Mochtar mengaku diteror orang tak dikenal melalui telepon. Orang tak dikenal dalam telepon itu mengaku sebagai polisi dan hendak menangapnya.

Kabar itu diunggahnya dalam akun Instagram pribadinya @zainalarifinmochtar, Jumat (2/1/2026). Dalam unggahannya itu, ia menyebut mendapat telepon dari nomor +62 838 17941429.

Penelepon dalam nomor itu mengaku dari Polresta Jogjakarta. Orang tersebut kemudian memintanya segera menghadap dan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP).

”Jika tidak (menghadap), akan segera melakukan penangkapan,” tulis Uceng, seperti dikutip dari Kompas.com, Sabtu (3/1/2026).

Pria yang akrab disapa Uceng itu menyebut, suara dalam telepon itu diberat-beratkan seakan terlihat memiliki otoritas.

Bahkan, ia melanjutkan, teror tersebut bukan kali pertama yang didapatkannya. Sudah dua kali ia mendapatkan teror dengan nada serupa.

Kendati demikian, Zainal Arifin Mochtar tak memedulikan ancaman yang diterimanya itu. ”Saya hanya ketawa dan matiin ponsel lalu lanjut ngetik,” katanya.

Singgung Scam... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler