Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, saat ini sedikitnya 72 siswa dan guru korban keracunan MBG masih dirawat di rumah sakit.

Mereka berasal dari empat sekolah yakni, SMAN 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 09 dan SDN Pondok Kelapa 07.

”Sampai dengan sekarang ini, korban yang dirawat di tiga rumah sakit mengalami perubahan, yaitu Duren Sawit, Pondok Kopi dan Rumah Sakit Harum. Totalnya 72 siswa,” kata Gubernur DKI Pramono Anung di RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (4/4/2026).

Pramono mengatakan sekolah-sekolah tersebut mendapatkan pelayanan MBG dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pondok Kelapa Dua.

Para siswa dan guru korban Keracunan MBG itu kini masih mendapatkan penanganan lebih lanjut di rumah sakit. Mereka rata-rata mengalami gejala demam, mual hingga diare dari insiden tersebut.

”Yang dirawat ada 72 di tiga rumah sakit tadi. Gejalanya rata-rata demam, panas, mual, muntah, diare. Itu ya gejalanya,” ucap dia.

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini