Sabtu, 25 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, BloraJalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Cepu dan Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah ditanami pohon pisang. Aksi itu merupakan ungkapan protes dari warga pada pemerintah yang tak kunjung memperbaiki jalan tersebut.

Dalam video yang beredar, tampak sejumlah warga menanami pohon pisang di tengah-tengah jalan rusak tersebut. Ada sekitar 30 pohon piang yang ditanam di ruas jalan sepanjang 2,5 kilo meter itu.

Tak hanya itu, dalam video tersebut juga terdapat pesan vandalisme bernada satire pada Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

”Wisata Dalan Bosok Kapan Dolan Pak Gub Jateng??,” tulis pesan tersebut, seperti dilihat Murianews.com, Minggu (31/5/2026).

Sebelum ditanami pohon pisang, ruas jalan yang rusak tersebut juga ditimbun batu atau kerikil hasil swadaya warga.

Namun, karena tak kunjung diperbaiki, warga pun nekat menanami titik-titik jalan rusak diruas tersebut pohon pisang.

Sebelumnya, dalam Rembug Pembangunan Jawa Tengah Wilayah Jepara, Kudus, Pati, Rembang, dan Blora yang disiarkan di YouTube Pemprov Jateng, Selasa (26/5/2026), Wakil Bupati Blora Sri Setyorini sempat menyinggung kondisi Jalan Provinsi Cepu-Randublatung itu.

Saat itu, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meminta bupati dan wali kota tak perlu takut menjadi sorotan atau viral di media sosial kala menghadapi persoalan di daerah masing-masing.

Singgung Kasus Sragen... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler