Jumat, 24 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Tiga mantan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sanjaya ditangkap dan diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu (3/6/2026).

Ketiganya ditangkap di lokasi yang berbeda. Bahkan, penangkapan Sony Sanjaya sempat diwarnai drama kejar-kejaran.

Usai dipecat Prabowo dari kursi pimpinan BGN, Selasa (2/6/2026) malam, ketiganya diketahui dijemput tim penyidik Kejagung, Rabu (3/6/2026) dini hari.

Namun, saat tim penyidik Kejagung hendak menjemput Sony, yang bersangkutan tidak berada di kediamannya. Tim penyidik kemudian mendapati informasi Sony telah keluar dari wilayah Jakarta.

”Pengejaran di daerah Jawa Barat. (hingga) Jam 10.00 WIB semua sudah (dijemput),” kata seorang sumber seperti dilansir dari Tribunnews.com, Rabu (3/6/2026).

Diketahui, Dadan Hindayana Cs diduga terlibat korupsi berupa jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Selain mengamankan ketiganya, tim penyidik Kejagung melakukan penggeledahan kantor BGN di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026) pagi.

Penggeledahan itu disebut juga berkaitan dengan kasus jual beli titik SPPG dalam program MBG tersebut. Kasus itu berawal dari banyaknya laporan terkait pengadaan dapur MBG tersebut.

Belum Ada Keterangan Resmi... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler