Mati Lampu Massal Gegara Batu Bara Langka? Ini Kata Bahlil
Zulkifli Fahmi
Jumat, 12 Juni 2026 00:43:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Beredar isu terjadinya mati lampu di sejumlah daerah pulau Jawa, termasuk Jakarta hingga Jawa Tengah disebabkan mulai langkanya stok batu bara.
Namun, narasi itu dibantah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Ia membantah, kondisi mati lampu massal tersebut disebabkan kelangkaan batu bara.
Dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Bahlil mengatakan kabar batu bara langka merupakan informasi yang salah.
”Sampai hari ini, malam ini juga rapat sama PLN. Untuk membahas masalah ini. Masalah batu bara langka gak benar, karena penugasan kita sudah 170 juta ton,” kata Bahlil, Kamis (11/6/2026) seperti dikutip dalam video yang diterima Murianews.com.
Ia menilai, peristiwa mati lampu yang terjadi di sejumlah daerah, utamanya di Pulau Jawa tersebut murni karena trouble pada mesin pembangkit. Ia juga membenarkan, memang terjadi adanya pemadaman.
”Hanya saja ada beberapa trouble di beberapa mesin seperti yang disampaikan PLN dan akan diselesaikan dalam waktu dekat. Kemarin memang ada (pemadaman). Belum maksimal, ini kita lakukan percepatan untuk pemulihan,” jawabnya.
Upayakan Tak Terjadi Pemadaman...
- 1
- 2



