Jumat, 23 Februari 2024

Satpol PP Jepara Incar Kos-kosan Bebas

Faqih Mansur Hidayat
Rabu, 4 Oktober 2023 15:40:00
Kos-kosan terselubung.(Ilustrasi)

Murianews, Jepara – Kepala Satpol PP Jepara (Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Kabupaten Jepara), Trisno Santoso mendapatkan banyak laporan terkait banyaknya kos-kosan bebas. Setelah ini, pihaknya akan mengincar dan menertibkan kos-kosan esek-esek itu.

“Banyak masuk laporan dari masyarakat. Bahkan, ada yang setiap pagi melihat alat kontrasepsi bekas di sekitar kos-kosan bebas itu,” ungkap Trisno kepada Murianews.com, Rabu (4/10/2023).

Trisno mengungkapkan, salah satu wilayah yang banyak muncul laporan adanya kos-kosan bebas adalah kawasan pabrik. Yaitu di seputaran Kecamatan Nalumsari, Mayong, Kalinyamatan dan Pecangaan.

Pihaknya mengatakan, modus yang kerap terjadi yaitu dengan tidak memberi batasan bagi bukan pasangan suami istri yang sah. Di dalam kos-kosan tersebut diduga melakukan hubungan suami istri.

"Di salah satu kos-kosan di Kecamatan Pecangaan misalnya, ada laporan alat kontrasepsi bekas dibuang di makam samping kos," kata Kepala Satpol PP Jepara, Trisno Santoso.

Seperti diketahui bersama, promosi kos-kosan bebas di Kabupaten Jepara saat ini sudah secara terbuka. Promosi kos-kosan per jam misalnya, sering kali diposting di media sosial Facebook.

Tak hanya kos-kosan, Trisno juga akan menertibkan kostel atau hotel melati yang seringkali dijadikan tempat prostitusi. Sebab keberadaannya sudah sangat meresahkan masyarakat.

"Kami akan tindak tegas kos-kosan atau yang sejenisnya, yang usahanya tidak sesuai peruntukannya," tandas Trisno.

Editor: Budi Santoso

 

Komentar