Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews Jakarta – Penulisan ulang sejarah Indonesia memasuki babak baru. Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut DPR bahkan telah melakukan uji publik untuk naskah penulisan ulang sejarah Indonesia ini.
Uji publik tersebut telah dilakukan dengan melibatkan akademisi dari berbagai universitas.
”Temen-temen DPR juga kemarin sudah mulai di Universitas Andalas, di Undip, dan Universitas Hasanuddin,” kata Fadli Zon di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri sebagaimana dilansir dari Detikcom, Sabtu (5/7/2025).
Sementara untuk uji publik dilakukan Kementerian Kebudayaan baru akan dimulai pada bulan ini. Namun, dia belum membeberkan rincian waktunya.
”Segera itu, kalau uji publiknya bulan Juli ini,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Fadli Zon menyampaikan proses uji publik bertujuan agar publik dan komunitas sejarawan dapat memberikan masukan terbuka atas hasil kerja tim akademisi yang menyusun sejarah bangsa dari masa prasejarah hingga era kontemporer.
Dia memastikan penulisan ulang sejarah tidak dilakukan dari nol.
”Penulisan ini tidak dimulai dari nol. Sudah ada dasar sebelumnya, tapi perlu diperbarui. Selama 26 tahun terakhir belum ada penambahan signifikan, terutama mencakup era reformasi hingga masa kini” kata Fadli Zon dilansir Antara, Jumat (4/7/2025).
Ratusan sejarawan...
- 1
- 2



