Menu MBG Pangsit di Depok Dikritik, SPPG Klarifikasi
Anggara Jiwandhana
Selasa, 7 Oktober 2025 14:42:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
”Saat ini kami terus berevaluasi dalam menu kami, memahami kebutuhan dari pihak sekolah dan siswanya. Mengingat tadi sudah dijelaskan oleh Kepala SPPG kami, bahwa kami banyak menerima sekali food wasted,” tutur Deni.
Deni menjelaskan kentang dipilih sebagai alternatif sumber karbohidrat, sementara pangsit isi daging mengandung protein nabati dan hewani.
Meskipun tampilan pangsit yang digoreng dan berbalut kulit mungkin terlihat minim protein, ia mengklaim penyajian sudah mengacu pada anjuran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sesuai panduan Isi Piringku.
”Sebelum kami menyajikan menu tersebut, saya sudah mengacu pada anjuran pada Kemenkes, yaitu sesuai dengan peraturan baru, Isi Piringku, yang di mana terdapat karbohidrat, protein, protein nabati, sayur dan buah,” tutupnya.



