Diusulkan ke Pemerintah, 35 Jembatan Penghubung Baru di Kudus
Budi Santoso
Minggu, 22 Maret 2026 17:46:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Pemerintah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengusulkan pembangunan 35 jembatan penghubung kepada pemerintah pusat. Ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan aksesibilitas, khususnya bagi masyarakat di daerah terpencil.
Seperti dilansir dari Antara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kudus (DPUPR Kudus), Harry Wibowo, menyampaikan usulan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden terkait percepatan pembangunan infrastruktur jembatan di seluruh Indonesia.
“Dari sekitar 70 usulan awal, setelah melalui proses verifikasi ketat, terpilih 35 lokasi yang dinilai layak untuk pembangunan jembatan penghubung,” ujarnya, Minggu (22/3/2026), dilansir dari Antara.
Puluhan jembatan penghubung tersebut tersebar di sembilan kecamatan. Masing-masing di Kecamatan Kudus Kota, Bae, Dawe, Gebog, Jekulo, Kaliwungu, Undaan, Mejobo, dan Jati. Pembangunan jembatan ini difokuskan untuk membuka akses yang sebelumnya sulit dijangkau, terutama bagi anak-anak sekolah di wilayah pelosok.
Salah satu proyek jembatan yang telah rampung berada di Desa Pedawang, Kecamatan Bae. Jembatan ini dibangun menggunakan struktur Armco atau baja bergelombang yang dikenal kuat dan efisien untuk bentang sungai.
Komandan Kodim 0722/Kudus, Yuusufa Allan Andriasie, menjelaskan, jembatan ini menjadi yang pertama di Kudus dengan teknologi Armco tersebut. Selanjutnya bisa berpotensi menjadi percontohan bagi wilayah lain.
“Struktur ini sangat cocok karena kondisi sungai memiliki kedalaman sekitar tiga meter. Proses pembangunannya juga cepat, kurang dari satu bulan sudah selesai,” jelasnya.
TNI Ikut...
- 1
- 2



