Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Imbas yang paling terasa dari efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintahan Prabowo saat ini adalah kepada Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU).

Anggaran yang semula mencapai Rp 110,95 triliun, kini hanya tersisa Rp 29,57 triliun lantaran dipangkas hingga Rp 81,38 triliun.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pemangkasan anggaran ini berdampak pada perubahan pola kerja di kementeriannya.

Setidaknya ada 10 langkah yang diambil untuk menyesuaikan kebijakan efisiensi ini, di antaranya adalah pembatalan proyek-proyek baru dan optimalisasi alat berat yang sudah ada.

”Satu, pembatalan kegiatan fisik single year contract baru dan multi years contract baru yang bersumber dari rupiah murni. Dua, pembatalan pembelian alat berat, kami sekarang hanya mengoptimalisasikan alat berat yang ada,” ujar Dody dikutip dari Detik.com, Jumat (7/2/2025).

Selain itu, dana tanggap darurat akan dikelola lebih efektif, perjalanan dinas dibatasi, serta penggunaan alat tulis kantor dikurangi guna mewujudkan konsep paperless office.

Dody juga menegaskan, kegiatan seremonial akan dihilangkan, sementara rapat kerja dan koordinasi lebih banyak dilakukan secara daring.

Jadi Sorotan...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler