Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Rokan Hulu – Seorang guru SMPN 1 Rambah, kabupaten Rokan Hulu, Riau bernama Andrimar, menyampaikan keluhannya terkait program makan bergizi gratis (MBG) yang digagas pemerintah.

Dalam surat terbuka yang beredar luas di platfor instagram, Andrimar mengkritik program MBG yang dinilai menjadi beban tambahan bagi para guru tersebut.

Dalam tulisan yang diunggah oleh akun Instagram @moodkalbar, dikabarkan jika program MBG tersebut telah merekrut sekitar 290.000 tenaga kerja.

”Kabarnya MBG telah merekrut 290.000 tenaga kerja. Dana yang diambil 44% dari alokasi dana pendidikan bersumber dari 20% APBN. Dulu kabarnya bernama MAKAN SIANG GRATIS, sekarang menjadi MAKAN BERGIZI.” tulis Andrimar dalam akun tersebut dikutip Murianews.com, Kamis (28/8/2025).

Andrimar berpandangan, karena anggaran tersebut dari biaya Pendidikan, seharusnya biaya tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan profesionalitas dan kesejahteraan guru.  

”Saya tak mau menyebut ’GRATIS’ pak, karena makanan itu dari dana pendidikan yang sejatinya bisa meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan guru, maupun pemenuhan segala kebutuhan Pendidikan,” lanjutnya.

Yang menjadi keresahan Andrimar, daei sekian banyak tenaga kerja yang direkrut untuk kebutuhan MBG tersebut, justru ia merasa jika guru menjadi budak dalam program MBG ini.

Ratang rusak wajib ganti...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler