Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi jika mereka tengah menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di lingkungan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Penyelidikan ini berfokus pada sejumlah layanan krusial yang berhubungan dengan penyelenggaraan ibadah haji.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan, dugaan korupsi tersebut menyangkut fasilitas penginapan, katering, hingga jasa pengiriman barang milik jemaah haji.

”Tentang keterlibatan BPKH dan lain-lain, ini kan belum naik penyidikan nih. Jadi, belum bisa disampaikan secara detail,” ujar Asep Guntur dikutip dari Antara, Selasa (10/11/2025).

Asep Guntur secara khusus menyoroti adanya informasi terkait jasa pengiriman barang jemaah dari Tanah Suci ke Tanah Air.

”Ada informasi terkait dengan pengiriman barang-barang karena saudara-saudara kita yang berangkat haji itu ada juga yang mengirim barang dan lain-lain. Nah ada informasi yang kami terima, itu juga dimobilisasi atau dikumpulkan. Ini seperti apa? Kerja sama dengan siapa? Apakah dengan PT Pos Indonesia (Persero), mungkin perusahaan ekspedisi swasta, atau bagaimana? Nah seperti itu, dan penggunaan dana itu,” jelasnya.

Penyelidikan KPK ini menjadi penting mengingat BPKH dibentuk untuk mengelola dan mengembangkan dana haji secara optimal demi meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah.

BPKH sendiri diketahui memiliki anak usaha yang didirikan di Arab Saudi pada 16 Maret 2023, bernama BPKH Limited.

Salah satu bisnis yang dijalankan BPKH Limited adalah layanan kargo untuk pengiriman barang milik jemaah haji. Pendirian anak usaha ini bertujuan untuk memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas layanan.

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler