Pemerintah Pangkas Kuota BBM Subsidi di Tahun Anggaran 2026
Cholis Anwar
Selasa, 27 Januari 2026 17:42:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jakarta – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) resmi menetapkan penurunan kuota bahan bakar minyak atau BBM subsidi untuk tahun anggaran 2026.
Penurunan paling signifikan terjadi pada jenis Pertalite yang mencapai lebih dari 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas mengatakan, ketetapan tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (27/1/2026).
”Kami BPH telah menetapkan penyaluran kuota JBT (Jenis BBM Tertentu) dan JBKP (Jenis BBM Khusus Penugasan) tahun 2026,” papar Wahyudi.
Wahyudi memaparkan kuota jenis bahan bakar minyak tertentu (JBT) minyak solar atau solar subsidi untuk 2026 sebesar 18.636.500 kilo liter (kl), turun 1,32 persen apabila dibandingkan dengan kuota solar subsidi tahun 2025 sebesar 18.885.000 kl.
Kemudian, kuota untuk Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) atau Pertalite pada 2026 sebesar 29.267.947 kl, turun 6,28 persen apabila dibandingkan dengan kuota Pertalite tahun 2025 sebesar 31.230.017 kl.
Berbeda dengan kedua BBM bersubsidi tersebut, untuk kuota jenis bahan bakar minyak tertentu (JBT) minyak tanah mengalami peningkatan sebesar 0,19 persen dari 525 ribu kl pada 2025 menjadi 526 ribu kl pada 2026.
Penurunan kuota ini tidak lepas dari keberhasilan pemerintah dalam mengendalikan konsumsi BBM subsidi sepanjang tahun 2025.
Hemat anggaran...
- 1
- 2



