Pemerintah Pangkas Kuota BBM Subsidi di Tahun Anggaran 2026
Cholis Anwar
Selasa, 27 Januari 2026 17:42:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
BPH Migas mencatat telah berhasil menghemat anggaran negara hingga Rp 4,9 triliun melalui pengawasan penyaluran yang lebih ketat agar tepat sasaran.
Pada tahun 2025, realisasi penyaluran Pertalite hanya mencapai 28,06 juta kl atau sekitar 89,86 persen dari pagu yang ditetapkan. Penghematan dari sektor Pertalite ini menjadi penyumbang terbesar bagi kas negara.
Sementara itu, untuk Solar subsidi, realisasinya mencapai 97,49 persen dari kuota APBN 2025. Ketepatan sasaran ini membuat pemerintah mampu menghemat sekitar 473,6 ribu kl Solar atau setara dengan nilai Rp 2,11 triliun.
Adapun untuk minyak tanah, realisasi penyaluran tercatat sebesar 507,9 ribu kl, menyisakan efisiensi sekitar 17 ribu kl atau senilai Rp 0,12 triliun.



