Kirab Kimsin Makco di Rembang, Wujud Keragaman dan Toleransi Budaya
Dani Agus
Senin, 21 April 2025 19:13:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Rembang – Pelaksanaan Kirab Kimsin Makco di Lasem, Rembang, Jawa Tengah, sukses digelar pada Minggu (20/4/2025).
Kegiatan budaya dan keagamaan tersebut diikuti ribuan peserta dari lebih dari 70 kabupaten/kota di Indonesia.
Kirab dimulai dari Kelenteng Cu An Kiong di Desa Soditan, menuju Kelenteng Gie Yong Bio di Desa Babagan, dan berakhir di Kelenteng Poo An Bio di Desa Karangturi.
Acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Makco Thian Siang Sing Bo yang ke-600 tahun lebih.
Makco, atau dikenal juga sebagai Mazu dalam budaya Tionghoa, merupakan dewi laut yang dihormati sebagai pelindung para pelaut dan perantau.
Sementara itu, kimsin adalah patung suci yang dipercaya menjadi tempat bersemayamnya roh dewa dalam tradisi keagamaan Tionghoa.
Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha hadir bersama Bupati Rembang Harno menyaksikan langsung kirab yang menjadi magnet wisata religi dan budaya tersebut.
Nuansa khas Tionghoa sangat terasa sepanjang prosesi, dengan iringan tabuhan musik tradisional dan kostum tokoh-tokoh legendaris seperti Hakim Bao, Biksu Tong Sam Cong, Sun Go Kong, Cu Pat Kay, Za Wu Jhing, Dewi Kwan Im hingga barongan .
Laskar Tionghoa...
- 1
- 2



