Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Daratan Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, khususnya yang ada di pinggir pesisir mengalami abrasi setiap tahun. Penanaman mangrove menjadi salah satu upaya penting untuk menjaga daratan di pesisir tetap aman dari gempuran air laut.

Salah satu kawasan yang setiap tahun mengalami abrasi yakni di pesisir Pantai Bondo, Kecamatan Bangsri. Di salah satu kawasan yang bernama Pantai Kropak misalnya, sepanjang 1,5 kilometer lahan sawah warga tergenang air laut dan mengalami abrasi.

Terkait kondisi tersebut, Polres Jepara menanam mangrove di kawasan tersebut, Jumat (21/7/2023). Kapolres Jepara AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengatakan, kegiatan itu merupakan puncak penanaman 1.000 mangrove.

”Mangrove ini memiliki peran ekonomis yang besar bagi kehidupan manusia dalam rangka menumbuhkan ekosistem alam dan juga mencegah abrasi laut,” kata AKBP Wahyu.

Wahyu pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menanam dan merawat mangrove. Menurutnya, mangrove telah terbukti menjadi salah satu tanaman yang cocok untuk mengendalikan abrasi.

”Polri selalu siap untuk bersinergi dengan warga, aktivis lingkungan dan komponen masyarakat yang lain untuk melakukan gerakan reboisasi pantai,” ujarnya.

Sementara itu, Petinggi Desa Bondo Purwanto mendukung program penghijauan tanaman mangrove di pesisir pantai. Apalagi, unsur alam berperan penting dalam pembangunan ekonomi suatu daerah.

”Saya mengimbau seluruh masyarakat khususnya Desa Bondo untuk ikut serta dalam program penghijauan. Tidak hanya cukup pada hari ini saja, namun diharapkan justru tumbuh dari masyarakat sendiri untuk menyukseskan program ini,” jelas Purwanto.

Editor: Dani Agus

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler