Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Para perajin terompet di Desa Karanganyar, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mulai kebanjiran order. Itu seiring mendekatnya malam pergantian tahun.

Sumarno, Ketua Kelompok Pengrajin Kitiran (KPK) Mekar Jaya menyebut mengatakan, orderan sudah mulai masuk sejak September 2024 lalu.

Ia mengungkapkan terompet hanya diproduksi jelang tahun baru. Di luar momen itu, sekitar 25 perajin di desa tersebut lebih banyak membuat mainan anak.

Desa Karanganyar, Kecamatan Welahan sendiri memang terkenal sebagai sentra mainan anak. Mainan seperti kitiran, trotokan atau surungan dan engkek-engkek banyak diproduksi di sana.

’’Banyak pengrajin mainan di desa kami yang mereka itu tidak beralih, tetapi sejak bulan September itu memanfaatkan momen untuk menjual terompet di Bulan Desember,’’ kata Sumarno, Sabtu (7/12/2024).

Sumarno menyampaikan, terompet bikinan perajin Desa Karanganyar nantinya beredar di hampir seluruh wilayah Pulau Jawa. Seperti Bandung, Surabaya, Jakarta, Lumajang, Lamongan.

Selain itu, pemasaran terompet juga terbantu anak-anak muda di desanya yang menjual secara online.

’’Alhamdulillah (untuk pemasaran) didukung anak-anak muda yang jualan online. Kalau online ini biasanya sampai luar Pulau Jawa, ke Papua, 50 pcs, 100 pcs kami kirim,’’ sebut dia.

Kualitas Boleh Diadu...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler