Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Setelah 100 hari lebih menjabat sebagai Bupati Jepara, Jawa Tengah (Jateng), Witiarso Utomo akhirnya melakukan bongkar pasang posisi jabatan di lingkungan Pemkab Jepara. Kali ini, politisi PDI Perjuangan itu membongkar pasang 86 posisi jabatan.

Mutasi dan pergeseran pejabat itu dilakukannya petang tadi, Senin (14/7/2025) di Pendapa RA Kartini. Witiarso Utomo me-lukir posisi pejabat eselon III dan IV. Atau sekelas, kepala bagian (kabag), kepala bidang (kabid), Camat dan beberapa posisi lainnya.

"Kemarin kita ajukan 159 pejabat. Sekarang yang baru dapat rekomendasi 86, sisanya nanti menyusul," kata Witiarso Utomo.

Witiarso Utomo mengungkapkan, pembahasan terkait mutasi dan promosi jabatan ini sudah berlangsung selama dua bulan terakhir. Namun karena harus menunggu persetujuan dan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), akhirnya baru bisa terlaksana hari ini.

Ada dua kecamatan yang diisi oleh pejabat baru, yang sebelumnya diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Masing-masing Camat Kedung yang dijabat Himawan Muttaqin Djoko Prasodjo dan Camat Kembang yang dijabat Ahmad Widyanto.

Kemudian, ada pula nama Moh Ali Wibowo yang sudah 5 tahun menjadi Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kini digeser menjadi Kasi Perlindungan Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

Soal bongkar pasang pejabat itu, Witiarso Utomo menyatakan, tujuannya untuk penyegaran organisasi pemerintahan. Sehingga diharapkan bisa meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.

"(Penilaian selama ini) Sudah bagus. Tapi memang perlu penyegaran. Supaya peningkatan pelayanan bisa lebih baik lagi," jelas Witiarso Utomo.

Melayani...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler