Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Akibatnya, bentrokan sempat tak terhindarkan antara para demonstran dengan anggota Polres Jepara. Petugas pun mengamankan 16 orang demonstran menyusul bentrokan yang terjadi.

Massa yang kocar kacir ternyata tak membubarkan diri. Usai bentrok dengan Polisi di Jembatan Kanal, mereka bergeser ke kawasan Gedung DPRD Jepara sekitar pukul 23.59 WIB.

Mereka membakar kayu dan apapun yang didapat di tengah simpang BRI. Beberapa demonstran merusak CCTV. 

Minggu (31/8/2025) sekitar pukul 00.50 WIB, massa dari sisi timur Gedung DPRD Jepara mulai melempar batu. Kaca-kaca pecah.

Pagar dan gerbang utama dijebol. Massa kemudian masuk ke area gedung wakil rakyat. Mereka mulai membakar area parkiran di sisi timur gedung. 

Tak hanya itu, massa juga berhamburan masuk ke dalam gedung dua lantai itu. Mereka mengambil kursi dan baran-barang lain lalu dibakar di halaman gedung.

Api pun membumbung tinggi. Atap depan sempat ikut terbakar. Sementara di sisi timur, salah satu ruangan dibakar. 

Massa yang membabibuta juga melakukan penjarahan. Dari dalam gedung DPRD itu, mereka membawa berbagai perlengkapan kantor seperti komputer, sound system, televisi, kipas angin, kursi dan lainnya. Gerbang utama tak luput dari penjarahan.

TNI Diterjunkan...

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler