Motornya Dibakar Demonstran, Cerita Pegawai DPRD Jepara Ini Bikin Pilu
Faqih Mansur Hidayat
Rabu, 3 September 2025 15:46:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Motor tiga pegawai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jepara, Jawa Tengah (Jateng) menjadi korban amuk massa pada Minggu (31/8/2025) pagi. Motor ketiga pegawai tersebut, kini tinggal bangkai setelah dibakar massa.
Ketiga motor itu dibakar di dua tempat. Satu motor dibakar di halaman kantor DPRD Jepara, sedangkan dua motor lainnya dibakar di pertigaan dekat pos polisi.
Ketiga kendaraan itu ternyata milik pribadi tiga orang pekerja tenaga harian lepas (THL) di posisi cleaning service DPRD Jepara. Mereka adalah Mahmudi (30), Arizal (43), Ali Mursid (46).
Arizal (43) warga Desa pekalongan, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, bercerita, sekitar pukul 00.00 WIB, dia dan dua temannya itu pergi membeli makanan. Mereka dikawal dua anggota TNI.
Setelah itu mereka kembali dan memarkirkan sepeda motor Supra itu di parkiran sisi timur gedung DPRD Jepara. Kondisinya waktu itu masih tenang.
”Keluar pakai motor di simpang ruwet beli makan dus, saya kira adem ayem. Sampai sini (gedung DPRD) 00.30 WIB, parkir di belakang dekat gudang, ketika keluarpun di kawal oleh dua anggota TNI pakai trail,” kata Arizal, Rabu (3/9/2025).
Tidak selang lama, tiba-tiba datang massa dalam jumlah banyak. Tanpa orasi, massa langsung mencoba masuk ke gedung DPRD.
”Sampai sini sempat membagikan makanan tapi belum komplit, tiba-tiba ramai, tanpa orasi langsung menjebol,” ungkapnya.
Menyelamatkan Diri...
- 1
- 2



