Musim Nikah, 200 Lebih Pasangan di Jepara Menikah di Bulan Syawal
Faqih Mansur Hidayat
Senin, 30 Maret 2026 16:18:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Bulan syawal bisa disebut 'musim nikah' di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng). Betapa tidak, belum genap setengah bulan berjalan, sudah ada 200 lebih pasangan yang melangsungkan pernikahan.
Kasi Binmas Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jepara, Syamsul Arifin menyebut, dalam kurun waktu empat hari (26-29/3/2026) saja, tercatat sudah ada 215 pasangan yang menikah.
Data ini diperoleh dari pendaftaran pernikahan di setiap Kantor Urusan Agama (KUA) se-Jepara. Rinciannya, Kecamatan Nalumsari 25 pasangan, Mayong 22 pasangan, Welahan 14 pasangan, dan Kalinyamatan 13 pasangan.
Selain itu di Kecamatan Pecangaan ada 18 pasangan, Kedung 5 pasangan, Batealit 8 pasangan, Tahunan 16 pasangan, Jepara 13 pasangan, Mlonggo 8 pasangan, Pakisaji 12 pasangan, Bangsri 15 pasangan, Kembang 9 pasangan, Keling 14 pasangan, Donorojo 19 pasangan, dan Karimunjawa 4 pasangan.
”Sementara ini selama 26-29 Maret tercatat 215 (pernikahan),” sebut Syamsul kepada Murianews.com, Senin (30/3/2026).
Syamsul memastikan jumlah pernikahan selama bulan Syawal ini akan terus bertambah. Sebab hampir setiap hari kerja selalu ada warga yang mengurus proses pernikahan.
”Pendataan kami belum selesai. Karena masih berlanjut,” kata dia.
Bulan Besar...
- 1
- 2



