Realisasi PAD Pasar Rakyat Kudus Tahun 2024 Tak Mencapai Target
Muhamad Fatkhul Huda
Kamis, 2 Januari 2025 17:36:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi pasar rakyat di Kudus, Jawa Tengah tidak memenuhi target tahun 2024. Pada tahun ini realisasi PAD pasar hanya mencapai 60,8 persen.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus (Disdag Kudus)melalui Kepala Bidang Pasar, Albertus Harys Yunanto mengatakan, besaran PAD yang diterima dari sektor ini hanya Rp 9,5 miliar. Sedangkan target yang seharusnya dipenuhi adalah Rp 15,7 miliar.
”Jumlah itu merupakan rekapitulasi dari tahun 2024, bersumber dari 25 pasar rakyat di Kudus,” terangnya saat ditemui Murianews.com, Kamis (2/1/2025)
Rincian PAD yang diterima dari sektor pasar rakyat itu meliputi retribusi sampah sebesar Rp 673 juta. Lalu, parkir mendapat Rp 150 juta, sedangkan dari parkir khusus mendapatkan pemasukan sebesar Rp 232 juta.
Kemudian pendapatan dari retribusi pelataran pasar mencapai Rp 254 juta. Ditambah pendapatan dari retribusi los pasar sejumlah Rp 2,02 miliar.
”Untuk retribusi kios sebesar Rp 2,3 miliar, PKDnya hanya Rp 3,8 miliar,” terangnya.
Harys Yunanto menyatakan, situasi PAD yang tidak memenuhi target tahunan itu sudah terjadi sejak tahun lalu. Pada tahun 2023, PAD pasar rakyat hanya mencapai Rp 10,7 miliar dari target sebesar Rp 15 miliar.
Pasar Lesu...
- 1
- 2



