Kades Wonosoco Kudus Buka Suara Perihal Geger Bantuan Puso
Muhamad Fatkhul Huda
Kamis, 2 Januari 2025 20:39:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Bantuan puso untuk petani di Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah sedang hangat dibicarakan. Sebab, petani menduga adanya penyelewengan bantuan.
Kepala Desa Wonosoco Setiyo Budi mengutarakan, memang ada keluhan dari warga terkait hal itu. Menurutnya itu merupakan suatu hal yang wajar saja.
”Keluhan warga sudah bisa hal yang wajar, ada yang mendapat dan ada yang tidak,” ungkapnya kepada Murianews.com, Kamis (2/1/2025).
Ia menyatakan, bantuan puso ini memang tidak penuh. Memang sudah seperti biasanya pemerintah memberikan bantuan itu tidak penuh.
Dengan demikian, terdapat sebagian petani yang tidak mendapatkan bantuannya. Meskipun petani itu sawahnya terdampak genangan air.
”Tidak penuh (tidak semua petani, red). Luasan yang ada di surat (SK) juga tidak sama dengan luasan asli yang tergenang. Dari 300 hektare yang tergenang hanya 200 hektare yang menerima bantuan puso,” terangnya.
Hal itu membuat kasak-kusuk di tengah masyarakat terutama petani. Setiyo mencoba untuk memberikan solusi atas persoalan itu.
Cari Solusi...
- 1
- 2



