Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Curah hujan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah tepatnya di Stasiun Pemantau Hujan di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog cukup tinggi. Grafik curah hujan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah meningkat dalam tiga hari ini.

Tim Hidrologi Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Seluna, Wahyu Hidayat mencatat kenaikan curah hujan pada hari Rabu (29/1/2025). Pada dia hari sebelumya curah hujan di Kudus masih cukup rendah.

”Grafiknya terus meningkat selama tiga hari ini,” terangnya kepada Murianews.com, Rabu (29/1/2025) siang.

Pada hari Senin (27/1/2025) curah hujan berada di angka 28 milimeter. Kemudian pada hari Selasa (28/1/2025) meningkat menjadi 68 milimeter.

Kemudian, pada Rabu (29/1/2025) mulai dini hari, terhitung curah hujan pada hari ini mencapai 132 milimeter. Persentasi peningkatan hampir mencapai angka 100 persen dibanding satu hari lalu.

Menurut penjelasannya, curah hujan yang cukup tinggi berpengaruh pada debit air di sungai-sungai di Kudus. Terutama pada Sungai Kaligelis yang pastinya meningkat.

”Curah hujan yang cukup tinggi ini mempengaruhi peningkatan debit air Sungai Kaligelis. Namun untuk ukuran pastinya kami tidak tahu, soalnya kami tidak punya alat kontrol pointnya,” jelasnya.

Debit air...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler