Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Meski tradisi Dandangan di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah belum resmi dibuka, namun sejumlah penjual mainan kreweng (dari tanah liat) sudah menggelar lapaknya.

Mereka menggelar lapak di sekitar lokasi yang direncanakan untuk Dandangan. Salah satunya yakni Hartati (62).

Warga Mayong Lor, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara itu mengatakan, ia memang selalu menggelar lapak lebih awal sebelum Dandangan dimulai.

”Ini sudah buka sejak Sabtu (8/2/2025) lalu. Dandangan kan nanti baru berlangsung 19-28 Februari 2025,” ungkapnya kepada Murianews.com, Kamis (13/2/2025).

Meski sudah buka sebelum Dandangan dimulai, barang dagangannya pun sudah dilirik pembeli. Ada beberapa yang membeli, kendati jumlahnya belum signifikan.

Hanya beberapa orang yang mampir ke lapak bersama anaknya untuk membeli mainan kreweng. Ia menyatakan, hasil penjualan itu sudah cukup untuk hidup sehari-hari.

”Masih awal jadi agak landai tapi yang bisa mencukupi kebutuhan lah, makan, uang saku,” terangnya.

Hartati menjual mainan kreweng berupa kendi-kendi, cobek, dan sebagainya. Harganya per buahnya mulai dari Rp 3 ribu.

Sewa Lapak ke Desa...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler