Pos Terpadu Mulai Difungsikan, Pantau Jalannya Arus Mudik di Kudus
Muhamad Fatkhul Huda
Jumat, 21 Maret 2025 15:00:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Polres Kudus bersama instansi terkait telah menyiapkan pos terpadu di Alun-Alun Kudus guna mengamankan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
Pos tersebut dilengkapi dengan command center yang memantau 20 titik CCTV di berbagai ruas jalan strategis untuk mendeteksi kemacetan dan kendala lain di lapangan.
Kapolres Kudus, AKBP Ronni Bonic menyampaikan, pos terpadu ini berfungsi untuk mempercepat respons terhadap berbagai permasalahan di jalur mudik, termasuk mobil mogok, pohon tumbang, atau gangguan lain yang berpotensi menghambat arus lalu lintas.
Salah satu titik yang menjadi perhatian khusus adalah jalur Pantura Kudus bagian timur, yang sering mengalami kepadatan kendaraan. Nantinya akan disediakan pos pengamanan di area itu untuk mempercepat respon atas kendala yang terjadi.
”Keberadaan pos terpadu ini diharapkan dapat mempercepat koordinasi antarpetugas di lapangan. Jika ada kendala, petugas yang berjaga bisa langsung merespons dengan cepat sehingga arus lalu lintas tetap lancar,” ujar AKBP Ronni Bonic, Jumat (21/3/2025).
Setiap pos pengamanan dalam operasi ini diperkuat oleh personel gabungan yang terdiri dari enam anggota TNI, 16 anggota Polri, empat tenaga kesehatan (Dinkes), dua petugas Satpol PP, dua petugas Dinas Perhubungan (Dishub), serta personel BPBD Kudus, Linmas, Orari, Senkom, dan organisasi masyarakat lainnya termasuk PMI.
Kehadiran berbagai unsur ini diharapkan mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun saat arus balik.
Terkait wacana yang dilontarkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengenai pembekalan senjata bagi aparat yang bertugas, AKBP Ronni Bonic menegaskan bahwa di Kudus hingga saat ini belum ada instruksi khusus mengenai hal tersebut.
Instrkusi lanjutan...
- 1
- 2



