Miris! BLT Warga di Kudus Diduga Dipotong Hingga Rp 400 Ribu
Muhamad Fatkhul Huda
Kamis, 27 November 2025 22:05:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Sebuah pesan berantai yang menyebutkan adanya pemotongan bantuan langsung tunai (BLT) di Desa Tergo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus beredar di media perpesanan WhaatsApp.
Dalam pesan tersebut, diungkapkan kalau penerima manfaat dipotong hingga Rp 400 ribu per orang.
Informasi yang beredar, warga penerima manfaat didatangi rumahnya satu per satu oleh RT. Dari informasi itu, warga sebenarnya tidak sepakat dengan adanya pemotongan.
Namun, warga dipaksa menerima keputusan karena sudah dilakukan musyawarah desa. Warga yang keberatan sebenarnya tidak mengetahui musyawarah tersebut karena saat musyawarah hanya RT yang diundang tanpa melibatkan penerima manfaat secara langsung.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Tergo, Annor Musthofan membatah adanya kabar tersebut. Pihaknya mengaku tidak melakukan pemotongan terhadap penerim bansos.
”Tidak ada pemotongan bantuan,” sebutnya saat dikonfirmasi, Kamis (27/11/2025).
Pihanya menyebutkan, bantuan langsung diterima oleh warga yang terdaftar mendapatkan BLT. Tidak ada pemotongan dari pihak desa untuk kepentingan apa pun.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD, Famny Dwi Arfana menyebutkan, pemerintah desa tidak boleh memotong sedikit pun BLT yang diberikan pemerintah kepada masyarakat. Ia menekankan, pihak desa harus menunjukkan integritas dalam pengawalan bantuan.
Tepat Sasaran...
- 1
- 2



