Kamis, 23 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Kasus pembacokan terhadap dua pelajar di Jalan Bareng-Colo, Desa Rejosari, Dawe, Kudus pada 8 Mei 2026 lalu masih terus bergulir.

Kedua korban kini telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit, namun pendampingan psikologis masih menjadi perhatian utama pihak keluarga dan kuasa hukum korban.

Penasihat hukum korban, Yusuf Istanto menjelaskan, kondisi fisik kedua korban mulai membaik. Salah satu korban yang sempat menjalani perawatan di RSUD dr Loekmoni Hadi Kudus bahkan sudah beberapa hari lalu diperbolehkan pulang ke rumah.

”Secara fisik memang sudah mulai pulih, tetapi kami masih memastikan kesiapan psikologis anak-anak ini,” ujar Yusuf.

Menurutnya, dari hasil pengamatan sementara, korban kedua mengalami trauma yang cukup dalam. Karena itu, pihak keluarga bersama tim kuasa hukum berencana berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta unit perlindungan anak untuk melakukan asesmen psikologis secara menyeluruh.

Langkah tersebut dinilai penting guna mengetahui tingkat trauma yang dialami korban sekaligus menentukan bentuk pendampingan yang diperlukan ke depan. Proses asesmen direncanakan dilakukan dalam waktu dekat dengan melibatkan psikolog anak.

”Kami melihat ada trauma yang cukup mendalam, terutama pada korban kedua. Maka kami akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk asesmen psikologis anak,” katanya.

Tetap berjalan... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Berita Terkini

Terpopuler