Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Sejumlah pelajar SMK di Purwodadi, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah diciduk Polres Grobogan, Senin (26/2/2024) sore usai kedapatan pesta miras. Mereka pun digiring ke Mapolres setempat untuk dimintai keterangan.

Kanit Turjawali Sat Samapta Polres Grobogan Ipda Moch Sodiq menjelaskan, total ada sembilan pelajar yang diamankan dalam kesempatan itu. Mereka kedapatan minum-minuman keras jenis arak secara bergerombol di sebuah ruko di Lingkungan Plendungan, Purwodadi.

Ipda Sidiq menambahkan, langkah pengamanan tersebut dilakukan berawal ketika anggotanya berpatroli. Saat itu, ada informasi dari masyarakat bahwa lokasi tersebut menjadi tempat pelajar SMK mabuk-mabukkan.

”Kemudian kami datangi lokasi tersebut dan kami amankan para remaja tersebut ke Polres Grobogan untuk diberikan pembinaan,” jelasnya.

Usai diamankan ke Polres Grobogan, Ipda Sodiq kemudian menghubungi pihak sekolah. Pihaknya pun menghadirkan orang tua serta guru sekolah para pelajar tersebut.

Dia berujar, pihaknya sengaja mengundang orang tua dan guru sekolah para pelajar itu untuk memberikan efek jera. Di hadapan orang tua dan gurunya, para pelajar itu diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatannya.

”Mereka juga kita minta untuk memohon maaf pada orang tua dan gurunya,” kata Ipda Sodiq.

Ipda Sodiq menyebut, pihak sekolah dan orang tua siswa mengapresiasi dan mendukung tindakan yang dilakukan petugas kepolisian dari Sat Samapta Polres Grobogan. Sebab, dengan kegiatan tersebut, kenakalan remaja bisa dicegah secara lebih efektif.

”Orang tua dan guru siap bekerja sama dalam pemberantasan miras, narkoba maupun kenakalan di kalangan pelajar,” tandasnya.

Dengan operasi tersebut, diharapkan membuat para pelajar tidak lagi mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

Ipda Sodiq pun terbuka dengan laporan masyarakat apabila mengetahui ada pelajar yang bertindak serupa, atau kenakalan bentuk lain. Dia meminta agar masyarakat tak sungkan untuk melaporkan kepada pihak berwajib.

Editor: Cholis Anwar

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler