Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Misbahudin, seorang kiai asal Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah dilaporkan atas dugaan kampanye menyangkut suku, agama, ras antargologan (SARA).

Ia pun dilaporkan ke Bawaslu Grobogan. Laporan itu, kini masih ditangani Bawaslu Grobogan.

Dalam video yang beredar di media sosial, kiai yang juga pengasuh Ponpes di Kecamatan Godong itu mengajak masyarakat memilih calon pemimpin yang pintar berwudu dan salat.

Kemudian, Kiai Misbahudin menyatakan dukungan kepada Paslon 02 Pilkada Grobogan 2024 yakni Bambang-Catur.

’’Saya santri tulen, kiai tulen, mengajak masyarakat bareng, ayo milih bupati sing pinter wudu, bupati sing pinter salat. Sebab salat itu sumber nikmat. Pilih nomor 2,’’ kata Kiai Misbahudin dalam video yang beredar itu.

Di video itu, ia juga menyebut masyarakat mendukung bupati yang tak bisa wudu, berarti ingin Grobogan morat-marit (kocar-kacir).

’’Dene ono santri, kiai, kok malah dukung calon bupati sing ora iso wudu, sing ora iso salat, ikut kepengen Grobogan ki morat-marit, ora iso gemah ripah loh jinawi,’’ ujarnya panjang lebar.

Hadirkan Ahli Bahasa...

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler