Banjir Bandang Terjang Grobogan, 180 Rumah di Kalongan Tergenang
Saiful Anwar
Minggu, 24 November 2024 12:54:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Bencana hidrometeorologi lainnya yang melanda Grobogan akibat hujan deras kemarin sore hingga malam yakni adanya pohon tumbang hingga rumah tersambar petir.
Disebutkan, pohon tumbang menutup akses Jalan penghubung Desa Cingkrong – Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi sehingga kendaraan tidak bisa melintasi jalan tersebut.
Pada pukul 19.15 WIB, Pusdalops BPBD Grobogan menerima laporan tersebut. TRC BPBD Grobogan pun langsung datang ke lokasi mengevakuasi pohon tumbang tersebut.
”Kondisi saat ini jalan sudah bisa dilalui kendaraan,” ungkapnya.
Adapun rumah tersambar petir terjadi di Dusun Mlakas RT 02 RW02 Desa Lemahputih, Kecamatan Brati sekitar pukul 17.50 WIB, kemarin sore.
”Berdasarkan informasi dari Pak Kades, kejadian tersebut terjadi pada saat pemilik rumah sedang menonton TV. Pemilik rumah selamat dan tidak ada korban jiwa. Tapi rumah bagian atap rusak dan listrik wilayah Dusun Mlakas mati total,” tandasnya.
Editor: Supriyadi



