Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Grobogan – Seorang bocah SD berinisial AFR, warga Desa Pendem, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah meninggal usai tenggelam di saluran irigasi desa setempat, Jumat (10/1/2025) sore.

Kapolsek Ngaringan, Polres Grobogan, Mujiyadari menjelaskan, awalnya korban pulang sekolah sekitar pukul 11.00 WIB. Korban kemudian ganti baju dan keluar rumah lagi.

”Kemudian sekira pukul 13.00 WIB, karena tidak pulang-pulang, ibu korban mencarinya. Saat itu, ibu korban menemukan pakaianya saja berada di tanggul irigasi,” ujar kapolsek.

Ibu korban kemudian kembali lagi ke rumah untuk meminta bantuan warga setempat. Warga kemudian bersama-sama menuju lokasi.

Mereka pun melakukan pencarian di dalam sungai irigasi tersebut. Saat pencarian tersebut, mereka berhasil menemukan korban.

”Korban kemudian diangkat atau dibawa ke darat. Saat itu, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” katanya.

Korban kemudian dibawa pulang menuju ke rumah duka. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan dilanjutkan ke Polsek Ngaringan.

”Setelah menerima laporan tersebut, personel Polsek Ngaringan dengan Tim Inafis Polres Grobogan dan tim medis Puskesmas Ngaringan melakukan olah TKP,” terangnya.

Periksa TKP...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler