Banjir Grobogan Belum Sepenuhnya Surut, Titik Ini Masih Tergenang
Saiful Anwar
Jumat, 24 Januari 2025 16:18:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Grobogan – Meski sebagian sudah surut, banjir Grobogan masih menggenangi sejumlah desa masih tergenang. Tercatat, ada tiga desa yang masih tergenang.
Berdasarkan laporan BPBD Grobogan, ketiga desa itu yakni Desa Lemahputih dan Kronggen, Kecamatan Brati serta Desa Kandangrejo, Kecamatan Klambu.
Banjir di Lemahputih menggenangi 481 rumah dan sawah sekitar 65 hektare. Sedangkan, di Kronggen, total ada 244 rumah dan 228 hektare sawah terdampak banjir.
Kemudian, di Desa Kandangrejo, ada 92 rumah dan 500 hektare persawahan padi siap panen tergenang.
Kepala Pelaksana BPBD Grobgoan Wahyu Tri Darmawanto menyebutkan, secara total ada 95 desa dari 14 kecamatan yang terdampak dengan 18.924 rumah tergenang. Atau sekitar sepertiga wilayah Grobogan terdampak banjir kali ini.
”Untuk rumah hilang atau hanyut ada 12 rumah. Satu di Desa Papanrejo dan sebelas lainnya di Desa Baturagung, sama-sama di Kecamatan Gubug,” ungkap Wahyu.
Sementara, rumah rusak berat atau roboh terdapat 38 unit rumah. Tersebar di Desa Papanrejo (15 rumah), Baturagung (22 rumah) satu rumah lainnya di Desa Tunggu, Kecamatan Penawangan.
Wilayah Terparah...
- 1
- 2



