Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Kepada Agus Jabo, Bupati Grobogan Sri Sumarni menyampaikan, banjir Grobogan telah terjadi sejak 20 Januari 2025. Total ada 14 kecamatan terdampak dengan 22 titik tanggul jebol.

”Paling parah kali ini di Dusun Mintreng, Desa Baturagung ini karena ada 4 titik jebolan dari Sungai Tuntang,” kata dia.

Bupati menambahkan, ada 14 rumah hanyut dan puluhan lainnya rusak berat. Selain itu, di Desa Papanrejo, Kecamatan Gubug.

Tanggul Sungai Tuntang yang dijadikan landasan rel kereta longsor sehingga puluhan kereta jurusan Surabaya-Jalarta dialihkan.

Sri Sumarni juga meminta agar dibuatkan tanggul permanen. Sebab, saat tanggul jebol, air melimpas ke areal persawahan milik warga yang mengakibatkan sawah ribuan hektar puso.

Hal itu membuat miris mengingat 14 hari lagi petani seharusnya panen. Bupati juga menyinggung tanggul jebol di Desa Tinanding, Godong yang membuat arus lalu lintas Purwodadi-Semarang sempat ditutup total.

”Kemarin yang di Tinanding sempat ditutup total untuk perbaikan tanggul, tapi sekarang sudah mulai dibuka,” kata Sri Sumarni.

Editor: Zulkifli Fahmi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler